BANGKALAN, busernasional.my.id – Upaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan HIV/AIDS terus dilakukan. Tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Haryati Umami, Nasiroh, dan Syafii, menggelar kegiatan edukasi kesehatan di Windstar College Bangkalan, Jumat (19/6).

Kegiatan yang merupakan bagian dari tugas mata kuliah Komunikasi Kesehatan tersebut diikuti oleh para siswa Windstar College. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pemahaman dasar tentang HIV/AIDS, cara penularan, langkah pencegahan, serta pentingnya menghilangkan stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV/AIDS.
Kepala Windstar College, Deni Firmansyah, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi kesehatan sangat penting bagi para siswa yang nantinya akan memasuki dunia kerja, termasuk sektor perhotelan dan industri pelayaran yang menuntut kesiapan pengetahuan serta kesadaran akan kesehatan diri.
“Materi seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa sebagai bekal ketika mereka terjun ke dunia kerja dan berinteraksi dengan masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
Selama pemaparan materi, peserta tampak aktif mengikuti jalannya kegiatan. Berbagai pertanyaan disampaikan siswa, mulai dari proses penularan HIV, pengobatan yang tersedia, hingga berbagai mitos yang berkembang di masyarakat.
Pemateri menjelaskan bahwa HIV tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, namun dapat dikendalikan melalui terapi yang tepat sehingga penderitanya tetap dapat menjalani kehidupan secara normal dan produktif. Selain itu, dijelaskan pula bahwa HIV tidak menular melalui air kolam renang, penggunaan toilet bersama, maupun kontak sosial sehari-hari.
Diskusi yang berlangsung interaktif menjadi salah satu bagian menarik dalam kegiatan tersebut. Para siswa memanfaatkan kesempatan itu untuk memperoleh informasi yang benar mengenai HIV/AIDS sekaligus meluruskan berbagai kesalahpahaman yang selama ini berkembang.
Sebagai bentuk tindak lanjut, mahasiswa juga menyediakan materi digital yang dapat diakses melalui kode QR. Dengan demikian, peserta dapat mempelajari kembali materi yang telah disampaikan kapan saja.
Salah satu mahasiswa pemateri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan di kalangan remaja agar mereka memiliki pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS dan mampu menerapkan perilaku hidup sehat.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian apresiasi kepada peserta yang aktif dalam sesi tanya jawab. Para siswa mengaku mendapatkan wawasan baru yang bermanfaat sebagai bekal menghadapi kehidupan sosial maupun dunia kerja di masa mendatang.














