Bangkalan, Busernasional,my,id— Fenomena antrean panjang kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kembali dikeluhkan masyarakat. Menanggapi situasi tersebut, pihak manajemen SPBU Kamal, Bangkalan, angkat bicara untuk meluruskan informasi agar tidak terjadi salah paham di tengah warga.
Pak Kamto selaku penanggung jawab SPBU Kamal menegaskan bahwa antrean panjang yang terjadi murni disebabkan oleh tingginya mobilitas pencarian BBM oleh konsumen setelah pasokan sempat tersendat, bukan akibat adanya unsur kesengajaan atau permainan internal SPBU.
”Klu antrian panjang gak ada solusi mas utk saya, krn 3hr tdk jual, kebetulan baru sekarang yg ada minyaknya, hampir semua SPBU sama 🙏,” ujar Pak Kamto saat memberikan keterangan, Rabu (2/9).
Ia menambahkan, situasi kelangkaan di beberapa titik sebelumnya membuat masyarakat langsung menyerbu lokasi begitu pasokan baru tiba. Hal ini memicu lonjakan volume pembeli secara mendadak dalam waktu bersamaan.
”Sekarang konsumen ngejar mana yg ada bbm nya pasti di datangi,” lanjutnya.
Pihak manajemen SPBU Kamal berharap masyarakat dapat memahami kondisi logistik penyaluran energi yang sedang terjadi secara menyeluruh di berbagai wilayah, serta memastikan bahwa distribusi bahan bakar kepada masyarakat tetap berjalan secara transparan sesuai dengan kuota dan stok yang tersedia.














