BANGKALAN, Busernasional.my.id — Aksi penyerangan bersenjata yang diduga melibatkan puluhan orang menggemparkah warga Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, pada Senin sore. Penyerangan yang berlangsung di halaman rumah korban ini mengakibatkan satu orang mengalami luka tembak, sementara dua unit mobil rusak parah akibat dihantam senjata tajam dan diduga diberondong peluru.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga sekitar panik. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi (police line) dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Rumah korban yang berada di tepi jalan raya menjadi pusat perhatian masyarakat, di mana tampak dua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dengan sejumlah bagian bodi berlubang dan pecah akibat serangan.
Mula Persoalan Sepele Berujung Teror Mencekam
Salah seorang korban selamat, Bambang Kiswoyo, menuturkan bahwa insiden bermula dari persoalan sepele. Menurutnya, adik sepupunya, Mustofa, sempat menegur pengemudi mobil Pajero Sport yang memarkir kendaraan di tikungan hingga mengganggu pengguna jalan.
”Mobil diparkir agak ke tengah di tikungan sehingga ditegur oleh adik sepupu saya. Namun orang tersebut tidak terima dan justru mengacungkan senjata tajam,” ujar Bambang.
Merasa situasi membahayakan, korban memilih meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah. Tak lama kemudian, ia bersama keluarganya kembali ke lokasi awal untuk mencari penjelasan, namun orang yang bersangkutan sudah tidak berada di tempat.
Sekitar satu jam berselang, suasana berubah mencekam. Menurut Bambang, sekitar 10 mobil datang membawa puluhan orang yang langsung menyerbu rumah tanpa banyak bicara.
”Mereka langsung turun. Ada sekitar lima orang membawa senjata api di barisan depan, sementara yang lain membawa senjata tajam,” ungkapnya.
Korban Alami Luka Tembak di Kaki dan Punggung
Korban menyebut rentetan tembakan terdengar berkali-kali sehingga enam orang yang berada di lokasi berhamburan menyelamatkan diri. Dalam kepanikan itu, satu orang dilaporkan terkena dua tembakan di bagian kaki dan punggung.
”Saya terkena tembak di kaki dan punggung,” tutur korban.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk mendapatkan perawatan medis. Selain menyebabkan korban luka, aksi penyerangan tersebut juga mengakibatkan dua unit mobil milik korban mengalami kerusakan berat akibat sabetan senjata tajam dan dugaan tembakan senjata api.
Penyelidikan Polres Bangkalan
Hingga berita ini ditulis, Satreskrim Polres Bangkalan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku, motif penyerangan, serta memastikan jenis senjata yang digunakan dalam peristiwa tersebut. Polisi juga telah mengamankan lokasi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti guna kepentingan penyidikan.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan bersenjata yang meresahkan masyarakat dan diharapkan segera diungkap secara tuntas agar para pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.














