Miris! Jenazah Warga Pamekasan Sempat Tertahan di RSUD Smart Gegara Belum Lunasi Biaya Ambulans Rp 800 Ribu

banner 120x600

PAMEKASAN, BUSERNASIONAL — Viral si mediaaosial Sebuah insiden memprihatinkan terjadi di lingkungan pelayanan kesehatan Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Jenazah seorang warga bernama Saumi (45), warga Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, sempat tertahan di RSUD Smart lantaran pihak keluarga belum mampu melunasi biaya ambulans sebesar Rp 800.000, Jumat (2/10/2026).

Kabar tertahannya jenazah ini pertama kali mencuat ke publik setelah salah seorang warga setempat, Iwan Mahardika, angkat bicara mengenai kendala yang dialami oleh keluarga duka.

Menurut Iwan, pihak keluarga terpaksa harus bersabar dan tidak bisa langsung membawa pulang jenazah Saumi ke rumah duka karena terbentur masalah administrasi pembayaran ambulans rumah sakit.

“Kata keluarganya karena dia belum bayar biaya ambulans sebesar Rp 800.000,” ujar Iwan saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan bahwa almarhum Saumi selama menjalani perawatan di rumah sakit menggunakan jalur pelayanan umum. Hal tersebut terpaksa dilakukan lantaran kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan milik yang bersangkutan dalam kondisi non-aktif.

BERITA TERKAIT  Viral! Terbaring Lemas Seorang Diri, Heri Sutrisno Warga Bandaran Akhirnya Dirawat di RSUD Smart Pamekasan

Kondisi ekonomi keluarga yang serba pas-pasan membuat mereka kesulitan untuk segera memenuhi kewajiban pembayaran biaya ambulans tersebut di tengah suasana duka yang mendalam.

Kasus ini lantas menjadi sorotan publik mengenai pelayanan dan kebijakan rumah sakit pelat merah terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya dalam situasi darurat kedukaan

Penulis: Redaksi Editor: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *