Daerah  

Aktivitas Galian C Sawen Kembali Beroperasi, Hari Ini Terlihat Sejak Pagi, Warga Keluhkan Debu

banner 120x600

BOJONEGORO-BuserNasional.my.id – Aktivitas dugaan galian C di wilayah Sawen kembali menjadi sorotan. Setelah pada Jumat (25/9/2026) aktivitas tersebut terlihat berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB, pada Sabtu (26/9/2026) kegiatan serupa kembali terlihat dan disebut mulai beroperasi sejak pagi hari.

Aktivitas yang disebut-sebut dikelola oleh seseorang berinisial IFN tersebut sebelumnya telah dikeluhkan warga karena menimbulkan debu yang dinilai mengganggu lingkungan sekitar.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengaku keberadaan aktivitas tersebut cukup mengganggu, terutama ketika kendaraan maupun kegiatan pengangkutan material melintas dan memicu debu.

“Debunya sangat mengganggu, apalagi kondisi sekarang panas dan kering,” ujar warga.

Perubahan waktu aktivitas dari yang sebelumnya terlihat sekitar pukul 12.00 WIB menjadi mulai beroperasi pada pagi hari juga menjadi perhatian warga. Mereka berharap aktivitas tersebut memperhatikan kondisi lingkungan serta kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.

BERITA TERKAIT  Keramik Platinum Dikeluhkan Tak Presisi, Tukang di Lokasi Buka Suara

Selain persoalan debu, aktivitas penggalian material perlu mendapat perhatian dari aspek pengelolaan lingkungan. Apabila tidak dilakukan sesuai ketentuan, kegiatan semacam ini berpotensi menimbulkan perubahan kontur lahan, erosi, sedimentasi, kerusakan akses jalan, hingga dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

BuserNasional.my.id sebelumnya telah berupaya meminta konfirmasi kepada IFN yang disebut sebagai pengelola terkait aktivitas tersebut, termasuk mengenai status perizinan, pengelolaan kegiatan, serta langkah pencegahan terhadap potensi dampak lingkungan.

Konfirmasi telah disampaikan melalui pesan WhatsApp pada Jumat (25/9/2026). Pesan terlihat telah berstatus centang dua, namun hingga berita ini ditayangkan belum mendapatkan tanggapan.

Atas kondisi tersebut, instansi terkait diharapkan melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan aktivitas yang berlangsung sesuai dengan ketentuan perizinan dan kewajiban pengelolaan lingkungan.

BERITA TERKAIT  Keramik Platinum Dikeluhkan Tak Presisi, Tukang di Lokasi Buka Suara

Pengecekan diharapkan tidak hanya menyangkut aspek administrasi, tetapi juga kondisi lahan, aktivitas kendaraan pengangkut material, dampak debu, kondisi jalan, serta potensi dampak lingkungan lainnya.

Jika dalam pemeriksaan ditemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan, instansi berwenang diharapkan mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku.

BuserNasional.my.id tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi IFN maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan mengenai aktivitas tersebut.

(Bersambung/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *