PAMEKASAN, BUSERNASIONAL.MY.ID — Dugaan persoalan dalam penanganan medis seorang pasien perempuan berinisial N, warga Desa Sotaber, Kabupaten Pamekasan, menjadi perhatian keluarga setelah pasien mengalami infeksi serius pasca menjalani operasi kandungan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak keluarga, N menjalani operasi kandungan pada 9 Juli 2026. Setelah operasi, kondisi pasien disebut belum membaik dan bagian perut justru mengalami pembesaran.
Keluarga kemudian membawa pasien menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG). Menurut informasi yang disampaikan kepada tim redaksi, hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi dasar dilakukannya tindakan kuretase, karena disebut masih terdapat jaringan yang perlu ditangani.
Namun, sekitar 15 hari setelah tindakan kuretase, kondisi pasien kembali memburuk. Keluarga menyebut luka bekas operasi mengalami masalah hingga terdapat lubang dan mengeluarkan nanah. Kondisi tersebut kemudian menimbulkan kekhawatiran adanya infeksi serius.
Dalam kondisi tersebut, pihak keluarga membawa pasien ke RS Kusuma Hospital Pamekasan untuk memperoleh penanganan lebih lanjut melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Keluarga Pertanyakan Penanganan di IGD
Keluarga pasien mengaku harus menunggu dokter spesialis kandungan selama beberapa jam. Menurut keterangan keluarga, pasien tiba sekitar pukul 16.00 WIB, sementara dokter spesialis yang ditunggu baru datang sekitar pukul 19.00 WIB.
Keluarga selanjutnya menyebut dokter memberikan arahan agar pasien dirujuk ke RSUD Smart Pamekasan.
Kondisi tersebut kemudian menjadi pertanyaan pihak keluarga, khususnya terkait proses penanganan pasien sejak tiba di IGD hingga keputusan rujukan.
Meski demikian, BuserNasional.my.id belum dapat menyimpulkan bahwa telah terjadi malpraktik atau kelalaian medis. Penilaian mengenai ada atau tidaknya kesalahan dalam tindakan medis membutuhkan pemeriksaan berdasarkan rekam medis, prosedur pelayanan, keterangan tenaga medis, serta mekanisme pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.
Menunggu Klarifikasi Rumah Sakit
Tim redaksi BuserNasional.my.id masih berupaya meminta keterangan resmi dari manajemen RS Kusuma Hospital Pamekasan, dokter atau tenaga medis yang menangani pasien, serta pihak terkait lainnya.
Keterangan dari pihak rumah sakit penting untuk menjelaskan secara utuh kronologi penanganan pasien, termasuk kondisi pasien ketika datang ke IGD, tindakan medis yang telah diberikan, alasan dilakukan rujukan, serta prosedur yang diterapkan dalam kondisi tersebut.
Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak RS Kusuma Hospital maupun pihak-pihak lain yang berkaitan dengan pemberitaan ini.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari pihak keluarga dan masih menunggu verifikasi serta keterangan resmi dari pihak terkait.
(Tim Redaksi BuserNasional.my.id)













