BANGKALAN, BUSERNASIONAL.MY.ID — Klaim peningkatan pelayanan Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan dalam momentum Harhubnas 2026 menuai tanda tanya.
Program parkir berlangganan justru dikeluhkan karena masyarakat yang sudah membayar retribusi masih berpotensi dimintai uang parkir lagi. DPRD Bangkalan sebelumnya juga telah mengingatkan agar tidak terjadi pungutan ganda.
Lantas, parkir berlangganan ini sebenarnya untuk meringankan masyarakat atau justru menambah beban?
Soal PJU, publik juga mempertanyakan klaim penguatan pelayanan. Kawasan akses Suramadu masih menghadapi persoalan lampu penerangan yang mati.
PJU mana yang sudah diperkuat? Jangan sampai laporan terlihat terang, sementara jalan masih gelap.
Begitu pula klaim edukasi lalu lintas sejak dini. Dishub perlu membuka data: TK mana saja yang sudah mendapat edukasi, kapan dilaksanakan, dan berapa sekolah yang menjadi sasaran?
Harhubnas seharusnya bukan sekadar seremoni dan penghargaan. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang benar-benar terasa di jalan.
Publik kini menunggu bukti, bukan sekadar klaim.
BUSERNASIONAL.MY.ID — TAJAM MENGAWAL ASPIRASI PUBLIK.














