SURABAYA, busernasional – Kawasan Jembatan Jagir, Wonokromo, Surabaya, mendadak gempar dan dipadati ratusan warga pada Minggu (6/9/2026) sore. Fenomena naiknya “ikan mabuk” ke permukaan Sungai Jagir memicu aksi berebut massal yang menyita perhatian pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, warga tampak tumpah ruah turun ke tepian sungai. Berbagai alat tangkap dikerahkan mulai dari jaring, seser, senter, hingga senapan angin untuk mengamankan ikan-ikan yang mengapung tak berdaya akibat diduga mabuk air.
Aksi dadakan ini tak ayal berimbas pada arus lalu lintas di sekitar Jembatan Jagir. Pengendara kendaraan bermotor yang melintas terpaksa memperlambat laju kendaraannya lantaran padatnya warga yang bergerombol di badan jembatan maupun bibir sungai demi melihat fenomena tersebut dari dekat.
Sebagian warga tidak hanya memanfaatkan hasil tangkapan untuk dikonsumsi sendiri, melainkan langsung menjajakannya di sekitar lokasi kejadian. Sri (52), warga Jalan Lumumba, Wonokromo, mengaku mengumpulkan rezeki dadakan dari hasil tangkapan suaminya yang terjun langsung ke sungai.
“Suami tadi ikut turun ke sungai dapat banyak. Sebagian mau dijual langsung di sini karena banyak yang cari,” ujar Sri di lokasi.
Hingga menjelang petang, kerumunan warga masih tampak bertahan di bantaran Sungai Jagir, berharap mendapat bagian dari fenomena alam yang mendadak membawa berkah tersendiri bagi warga sekitar.














