SAMPANG, BUSERNASIONAL.MY.ID – Aksi pembunuhan sadis menggemparkan warga Dusun Tlageh, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura. Seorang pria berinisial DL (25) nekat menghabisi nyawa mertuanya sendiri, Misnaji (50), menggunakan sebilah parang pada Minggu malam (20/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Peristiwa berdarah ini bermula ketika korban tengah duduk santai di teras rumahnya usai beraktivitas mengupas kelapa. Tak lama berselang, pelaku yang merupakan menantu korban datang ke lokasi.
Tanpa diduga, DL langsung mengambil senjata tajam jenis caluk atau parang yang tergeletak di teras—alat yang biasa digunakan korban untuk mengupas kelapa. Seketika itu juga, pelaku melancarkan serangan brutal ke arah korban yang sedang duduk. Sabetan senjata tajam tersebut mengenai leher sebelah kiri korban hingga membuat Misnaji tewas seketika di tempat kejadian.
Pelaku Diringkus di Dalam Musala
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden pembunuhan tersebut. Ia menyatakan bahwa jajaran kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu pelaku yang sempat melarikan diri usai melakukan aksinya.
Berkat kesigapan petugas, pelarian DL tidak berlangsung lama. Anggota Polsek Tambelangan bersama Tim URC Satreskrim Polres Sampang berhasil melacak dan membekuk terduga pelaku saat bersembunyi di sebuah musala yang tak jauh dari lokasi kejadian, yakni di Dusun Burajeh, Desa Mambulu Barat.
Barang Bukti Disita, Motif Masih Didalami
Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti penting dari tangan pelaku dan TKP. Barang bukti tersebut meliputi satu bilah senjata tajam berlumuran darah yang digunakan untuk menghabisi korban, serta sehelai jaket dan sarung milik korban yang juga terdapat bercak darah.
Saat ini, terduga pelaku DL telah digelandang ke Mapolres Sampang dan diserahkan kepada penyidik Satreskrim untuk menjalani pemeriksaan intensif. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi penganiayaan berat berujung maut yang dilakukan pelaku terhadap mertuanya sendiri.














