SURABAYA, BUSERNASIONAL— Aksi brutal komplotan jambret yang meresahkan warga Kota Pahlawan akhirnya berujung di balik jeruji besi. Satreskrim Polrestabes Surabaya bersama Unit Reskrim Polsek Sukolilo sukses meringkus empat orang terduga pelaku penjambretan sadis yang tercatat telah menelan tiga korban jiwa.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi Sulistyawan mengungkapkan, kelompok penjahat jalanan ini tidak sekadar merampas barang berharga, melainkan kerap menggunakan kekerasan ekstrem yang berakibat fatal bagi para korbannya.
“Berdasarkan hasil penyidikan intensif, komplotan ini teridentifikasi beraksi di beberapa titik rawan dan menyebabkan korban terjatuh dari kendaraan hingga meninggal dunia,” ujar Kombes Pol Lutfi dalam keterangan persnya.
Berdasarkan catatan kepolisian, aksi keji kelompok ini terungkap melalui serangkaian laporan kasus kematian pengendara motor akibat kecelakaan yang ternyata dipicu oleh perampasan paksa di jalanan:
Kawasan Gebang Putih, Sukolilo: Kasus terbaru yang memicu pengejaran intensif, di mana para pelaku menarik paksa kalung emas korban hingga terjatuh dari sepeda motor dan meregang nyawa di lokasi kejadian.
Jalan Raya Mulyosari: Aksi penjambretan di jalur ini berujung pada kecelakaan fatal yang merenggut nyawa seorang pengendara perempuan.
Jalan Ir. Soekarno (MERR): Aksi serupa di jalan protokol tersebut juga menyebabkan korban perempuan lain mengalami kecelakaan maut akibat tarikan paksa dari para pelaku.
Dalam penangkapan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti penting guna melengkapi berkas perkara, di antaranya:
Kendaraan roda dua yang digunakan sebagai sarana kejahatan.
Helm milik pelaku dan korban.
Perhiasan emas yang diduga kuat merupakan hasil kejahatan.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian yang merekam detik-detik aksi kejahatan mereka.
Saat ini, keempat tersangka telah mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Surabaya dan tengah menjalani proses hukum lanjutan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di muka hukum.














