Merajut Asa Bersama: Sinergi Hangat H. Syafiiuddin dan Insan Pers untuk Madura yang Lebih Gemilang

banner 120x600

Bangkalan, Busernasional,my.id,— Ada nuansa kehangatan yang begitu kental menyelimuti kediaman H. Syafiiuddin, S.Sos., M.H., di Griya Abadi, Bangkalan, pada Senin malam (27/7/2026). Di tengah suasana yang akrab dan penuh senyum, Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) dari Dapil Jawa Timur XI ini menyambut rekan-rekan media dalam sebuah agenda silaturahmi yang sarat akan energi positif dan semangat kolaborasi.

​Bagi Syafiiuddin, insan pers bukan sekadar mitra kerja formal, melainkan sahabat seperjuangan yang paling memahami denyut nadi dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Beliau meyakini bahwa jurnalis memiliki kepekaan luar biasa karena setiap hari berjalan membersamai dinamika kehidupan rakyat.

“Jika berbicara program yang menunjang kebutuhan masyarakat maupun elektoral, tidak perlu berdebat panjang. Tinggal berdiskusi dengan wartawan. Mereka berada di lapangan setiap hari, melihat langsung dinamika di bawah, dan tahu betul apa yang menjadi kebutuhan rakyat,” tutur Syafiiuddin penuh antusias.

 

​Menghidupkan Semangat Gotong Royong

​Melalui pertemuan yang hangat ini, Syafiiuddin mengajak seluruh elemen media untuk bergandengan tangan, saling menguatkan, dan menumpahkan kepedulian yang sama untuk membangun tanah kelahiran. Menurutnya, kemajuan Madura adalah mimpi besar yang hanya bisa diwujudkan melalui langkah bersama yang tulus dan harmonis.

​Sebagai wakil rakyat di Komisi V DPR RI, beliau berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog secara berkala, memastikan saluran komunikasi dengan media tetap terjaga erat, serta siap memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat yang disuarakan melalui pemberitaan hingga ke tingkat kementerian pusat.

​Ikhtiar Lahir dan Batin untuk Madura

​Menutup perjumpaan yang penuh inspirasi tersebut, Syafiiuddin berpesan agar setiap langkah dan ikhtiar pembangunan di daerah selalu selaras dengan nilai-nilai spiritual serta kearifan lokal.

“Ikhtiar membangun daerah harus sejalan dengan doa. Kita jangan melupakan tradisi tahlil dan penghormatan terhadap jasa para leluhur. Melalui ikhtiar lahir dan batin, insyaallah Madura akan semakin berkah dan maju,” pungkasnya dengan senyuman penuh optimisme.

Penulis: ZQEditor: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *