BANGKALAN – Warga yang tengah melintas di kawasan Alun-Alun Bangkalan dikejutkan dengan pemandangan tidak biasa pada Minggu sore (22/6/2026). Tepat pukul 17.07 WIB, suara dentuman baling-baling memecah suasana saat tiga unit helikopter secara beriringan mendarat di lapangan tersebut.

Pantauan tim di lapangan, dua dari tiga helikopter tersebut merupakan milik TNI, sementara satu unit lainnya bertuliskan “Republik Indonesia”. Kedatangan burung besi ini sempat memancing perhatian warga yang langsung memadati pinggiran alun-alun untuk mengabadikan momen langka tersebut dengan ponsel mereka.
Usut punya usut, kedatangan helikopter ini bukanlah dalam rangka darurat, melainkan bagian dari gladi kotor persiapan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke wilayah Bangkalan.
Area alun-alun sengaja disulap menjadi titik pendaratan sementara (helipad) guna memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas orang nomor satu di Indonesia tersebut saat tiba nanti.
Kegiatan gladi kotor ini dilakukan dengan pengawasan ketat petugas untuk memastikan seluruh rangkaian prosedur pengamanan dan kesiapan lokasi berjalan tanpa kendala sedikit pun. Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi pendaratan terpantau aman dan terkendali.
Warga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban selama proses kunjungan kerja berlangsung demi kelancaran agenda kenegaraan tersebut.














