SAMPANG, BUSERNASIONAL– Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Sampang, Madura, memicu krisis air bersih parah. Warga di Dusun Plenggiyan, Desa Banjarbillah, Kecamatan Tambelangan, mengeluhkan kondisi mengenaskan di mana sumber air sumur warga mengalami kekeringan total akibat tidak turun hujan selama enam bulan terakhir.
Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, krisis air ini membuat aktivitas sehari-hari warga lumpuh total. Dari tiga sumur utama andalan warga di kampung tersebut, ketiganya kini sudah benar-benar kering tanpa tetes air.
Untuk bisa mendapatkan sisa-sisa air, warga harus rela mengantre berjam-jam di sumur yang tersisa. Namun, hasilnya sangat jauh dari kata cukup.
“Kalau menunggu air di sumur mulai pukul 06.00 pagi sampai pukul 12.00 siang, itu paling-paling hanya dapat 3 galon saja. Padahal yang antre dan menunggu banyak sekali warga,” ungkap salah satu warga setempat dengan nada prihatin.
Terpaksa Beli Air Tangki, Warga Hemat Air untuk Wudhu dan Minum
Parahnya lagi, antrean yang tak sebanding dengan jumlah kebutuhan membuat sebagian warga terpaksa merogoh kocek dalam-dalam demi bertahan hidup. Salah seorang warga bernama Ibu Imrona terpaksa harus membeli air satu tangki penuh seharga Rp250.000 demi mencukupi kebutuhan keluarganya.
Namun, air berbayar tersebut pun tidak bisa bertahan lama. Paling lama, air satu tangki hanya cukup digunakan selama tiga hari saja. Akibat krisis ini, warga terpaksa sangat berhemat; air yang tersisa hanya diprioritaskan untuk minum dan berwudhu. Bahkan, karena teramat langkanya air bersih, ada warga yang sampai tiga hari belum mandi.
Warga: Mana Kepedulian Pemerintah?
Hingga berita ini diturunkan, warga Dusun Plenggiyan mengaku belum pernah melihat adanya bantuan air bersih ataupun penanganan darurat dari pihak berwenang. Warga menilai pemerintah seolah tutup mata atas penderitaan yang mereka alami.
Oleh karena itu, melalui media ini, warga setempat mendesak agar Pemerintah Kabupaten Sampang, Kecamatan Tambelangan, serta Pj. Kepala Desa terkait untuk segera turun tangan dan bergerak cepat memberikan bantuan nyata.
Warga sangat berharap adanya droping air bersih secara berkala serta solusi jangka panjang untuk mengatasi kekeringan kronis yang mengancam keselamatan dan kesehatan warga di Kampung Lonnangkah / Pangendutan, Desa Banjarbillah.














