Sekretaris Daerah (Sekda) Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) DPD Bangkalan, Zekki SM, menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak tahu-menahu mengenai adanya rencana aksi unjuk rasa atau demo yang akan digelar pada hari Jumat di wilayah Kecamatan Kamal.
Pernyataan tegas ini disampaikan setelah ia menerima panggilan telepon secara mendadak dari pihak kepolisian. Dalam komunikasi tersebut, ia mengaku mendapat teguran dari pihak Polres terkait adanya rencana aksi massa di wilayah tersebut.
“Saya sendiri ditelepon dari pihak Polres dan ditegor dalam hal tersebut. Padahal, saya sama sekali tidak tahu apa-apa dan tidak ada pemberitahuan apa pun sebelumnya,” ujar Zekki SM saat memberikan klarifikasinya, Kamis (30/7/2026).
Poin Utama Klarifikasi:
Tanpa Pemberitahuan Resmi: Pihak sekretaris DPD BNPM Bangkalan memastikan tidak pernah menerima koordinasi, surat masuk, ataupun laporan apa pun terkait rencana aksi massa di Kecamatan Kamal tersebut.
Teguran Pihak Kepolisian: Komunikasi dari Polres diterima sebagai bentuk koordinasi dan peringatan dini guna menjaga kondusifitas serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum setempat.
Sikap Organisasi: Sebagai pimpinan sekretariat organisasi, Zekki SM menyatakan bahwa segala bentuk aksi atau kegiatan di lapangan yang mengatasnamakan atau melibatkan elemen tanpa koordinasi resmi jelas di luar pengetahuan pengurus daerah.
Pihak DPD BNPM Bangkalan berharap masyarakat maupun aparat penegak hukum dapat memahami posisi organisasi, serta mengimbau agar setiap kegiatan penyampaian aspirasi publik selalu melalui prosedur dan koordinasi yang jelas demi menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.














