BANGKALAN | BUSERNASIONAL.MY.ID – Rencana pemanfaatan Eks Terminal Kamal sebagai Sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Faisol Mahardika bersama para tokoh masyarakat Kamal yang juga merupakan pengelola UMKM di Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Masjid (LPEM).

Menurut Faisol Mahardika, langkah pemerintah mengoptimalkan fungsi Eks Terminal Kamal sebagai pusat kegiatan UMKM merupakan kebijakan yang patut diapresiasi apabila benar-benar diarahkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil di Kecamatan Kamal.
“Kami menyambut baik apabila Eks Terminal Kamal dikelola menjadi Sentra UMKM. Jika ini menjadi langkah nyata untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat Kamal, maka kami tentu mendukung penuh,” ujar Faisol Mahardika.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut tidak cukup hanya dengan menyediakan lokasi usaha. Pemerintah juga harus memastikan tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, mulai dari akses yang nyaman, fasilitas pendukung, area parkir, kebersihan, hingga keamanan bagi pedagang dan pengunjung.
Selain itu, Faisol menilai diperlukan langkah-langkah strategis agar Sentra UMKM tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga mampu menarik minat masyarakat untuk datang dan berbelanja. Promosi yang berkelanjutan, penyelenggaraan berbagai kegiatan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan jumlah pengunjung.
Para tokoh masyarakat berharap pemerintah daerah dapat melibatkan pelaku UMKM dalam setiap proses perencanaan dan pengelolaan kawasan tersebut sehingga Sentra UMKM benar-benar berkembang menjadi pusat ekonomi kerakyatan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kamal.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat, Eks Terminal Kamal diharapkan mampu bertransformasi menjadi kawasan ekonomi produktif yang mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjadi salah satu destinasi ekonomi kreatif di Kabupaten Bangkalan.














