EFEKTIVITAS BELAJAR JADI PRIORITAS, SD MUHAMMADIYAH 1 TRENGGALEK ‘PILIH PUTUS’ DARI PROGRAM MBG

banner 120x600

TRENGGALEK, BUSERNASIONAL – Langkah berani diambil oleh pihak SD Muhammadiyah 1 Trenggalek atau yang akrab dikenal sebagai SD Inovatif. Setelah menjadi penerima manfaat selama hampir 10 bulan, pihak sekolah secara resmi memutuskan untuk tidak lagi mengikuti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun ajaran 2026/2027.

Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil evaluasi internal sekolah, ditemukan bahwa proses pembagian makanan dalam program tersebut memakan waktu yang cukup signifikan, yakni sekitar 30 menit setiap harinya. Durasi tersebut dinilai telah mengganggu efektivitas dan mengurangi waktu belajar siswa di dalam kelas.

Pihak sekolah menegaskan, langkah ini diambil murni untuk menjaga kualitas kegiatan belajar mengajar agar tetap optimal. Dengan berhentinya partisipasi dalam program MBG, sekolah memutuskan untuk kembali menjalankan program makan siang secara mandiri, sebuah metode yang sejatinya telah mereka terapkan sejak sekolah tersebut berdiri.

BERITA TERKAIT  Dua Murid, Seribu Pertanyaan Pendidikan Nasional

Manajemen sekolah menekankan bahwa keputusan tersebut sama sekali bukan bentuk penolakan terhadap upaya pemenuhan gizi bagi siswa, melainkan sebagai langkah strategis dalam mengelola waktu pendidikan agar lebih efisien.

Hingga saat ini, pihak sekolah telah bersiap kembali dengan sistem operasional lama demi menjamin kelancaran aktivitas akademik para peserta didik di tahun ajaran baru mendatang.

Penulis: ZQEditor: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *