SURABAYA – BUSERNASIONAL.MY.ID | Aksi kriminalitas jalanan yang menyasar Warga Negara Asing (WNA) kembali terjadi di wilayah hukum Surabaya. Kali ini, seorang wanita asal Jerman bernama Nina Vanessa Gerken (36) menjadi korban penjambretan saat melintas di Jalan Karet, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya, Minggu (3/5/2026).

Gerak cepat aparat kepolisian kini membuahkan hasil. Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengaku telah mengantongi identitas pelaku yang terekam jelas melalui kamera CCTV di lokasi kejadian maupun rekaman video ponsel milik korban.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Saat itu, korban tengah berjalan kaki di kawasan Jalan Karet sambil asyik melakukan video call dengan kekasihnya. Diduga tidak menyadari situasi di sekitarnya, tiba-tiba seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nopol L 3551 LR merampas iPhone 13 Pro biru milik korban.
Korban yang sempat berteriak minta tolong tidak berhasil menghentikan laju pelaku. Pada hari yang sama sekitar pukul 18.30 WIB, korban didampingi saksi akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak dengan nomor laporan LP/B/123/V/2026/SPKT/POLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK/POLDA JATIM.
Polisi Buru Pelaku
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M. Prasetyo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan intensif, mulai dari pemeriksaan saksi hingga analisis rekaman kamera pengawas (CCTV).
“Dari hasil analisa CCTV, anggota memperoleh petunjuk ciri-ciri pelaku yang kemudian dilakukan pendalaman hingga diketahui identitasnya. Kami mendapat informasi bahwa terduga pelaku bekerja di kawasan Jalan Embong Malang,” tegas AKP M. Prasetyo kepada awak media, Sabtu (30/5/2026).
Lebih lanjut, Prasetyo mengapresiasi kesigapan kekasih korban yang saat itu masih tersambung melalui video call. Pasalnya, kekasih korban sempat melakukan tangkapan layar (screenshot) dan rekam layar (screenrecord) saat kejadian berlangsung. Bukti digital inilah yang menjadi kunci utama penyidik dalam mengenali wajah dan melacak posisi pelaku.
Kerugian Puluhan Juta
Akibat aksi kriminal tersebut, korban harus merelakan satu unit iPhone 13 Pro dengan casing hijau gelap miliknya dibawa kabur pelaku. Nilai kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 17 juta.
Berdasarkan data kepolisian, saat beraksi pelaku diketahui mengenakan pakaian serba hitam, mulai dari sweater, bandana, hingga celana panjang. Saat ini, tim Buser Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang keberadaannya sudah terdeteksi.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat maupun wisatawan asing untuk tetap waspada saat menggunakan perangkat komunikasi di ruang publik, mengingat modus penjambretan serupa masih mengintai di sejumlah titik rawan di Surabaya.














