JOMBANG, busernasional — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan satu unit minibus dan dua sepeda motor terjadi di jalur alternatif Jombang-Mojokerto, tepatnya di wilayah Sumobito, Kabupaten Jombang. Peristiwa nahas ini bermula ketika pengendara sepeda motor matic nekat mencoba mendahului truk dari sisi kanan jalan.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Rizal Sinjaya, pengendara matic tersebut diduga kurang memperhitungkan jarak aman saat hendak menyalip truk. Secara bersamaan, sebuah minibus hitam melaju dari arah berlawanan, sehingga tabrakan adu banteng pun tak terhindarkan.
“Ada motor matic dari arah kantor kecamatan Sumobito mau ke Jombang kota, mau nyalip truk, tiba-tiba dari arah berlawanan ada mobil sigra warna hitam, akhirnya kecelakaan enggak bisa dihindari,” ujar Rizal saat ditemui di lokasi kejadian.
Kerasnya benturan membuat sepeda motor matic tersebut ringsek parah dan terpental ke arah belakang. Nahasnya, motor matic yang terpental itu kemudian tertabrak oleh sepeda motor Vixion yang melaju tepat di belakangnya.
Akibat insiden beruntun ini, pengendara motor matic mengalami luka berat dan langsung dilarikan oleh warga setempat ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara itu, pengendara motor Vixion juga dilaporkan turut mengalami luka-luka.
Saat ini, ketiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut telah diamankan oleh Unit Gakkum Polres Jombang guna penyelidikan lebih lanjut.
Bagaimana tindakan pengamanan lanjutan yang biasanya dilakukan oleh pihak kepolisian di titik rawan jalur alternatif tersebut?















