POLRES BANGKALAN GELAR APEL HUT LANTAS KE-71: USUNG TEMA “POLANTAS PRESISI, MENGABDI UNTUK NEGERI”

banner 120x600

​BANGKALAN – BUSERNASIONAL

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan menggelar apel bersama yang khidmat dan penuh semangat dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026. Kegiatan yang dilangsungkan di Markas Komando (Mako) Polres Bangkalan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Korps Lalu Lintas Polri untuk terus bertransformasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

​Pelaksanaan apel tersebut mengusung tema nasional tahun ini, yakni “Polantas Presisi, Mengabdi Untuk Negeri.” Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan wujud nyata komitmen pengabdian untuk membangun Polantas yang modern dalam teknologi, profesional dalam bekerja, humanis dalam melayani, tegas berkeadilan dalam penegakan hukum, serta berintegritas tinggi di setiap tindakan.

​Dalam arahannya yang dibacakan pada kesempatan tersebut, ditekankan bahwa usia 71 tahun merupakan perjalanan panjang pengabdian Korps Lalu Lintas Polri. Setiap 22 September, insan Polantas memperingati perjalanan fungsi lalu lintas yang terus tumbuh, beradaptasi, dan bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.

BERITA TERKAIT  TRUCK DRUM TERGULING DI JEMBATAN SURAMADU, LALU LINTAS DIKATUR WARGA DAN PETUGAS

​“Sejarah tidak boleh berhenti sebagai kenangan, melainkan harus menjadi pijakan untuk menatap masa depan,” demikian petikan pesan penting yang disampaikan dalam apel tersebut. Mengingat tantangan lalu lintas hari ini telah berubah drastis—dengan mobilitas masyarakat dan logistik yang semakin tinggi, teknologi yang berkembang pesat, pola transportasi yang kompleks, serta ekspektasi masyarakat yang semakin besar—Polantas dituntut untuk bergerak dari responsif menuju prediktif, dari orientasi kegiatan menuju orientasi dampak, serta dari pendekatan konvensional menuju pelayanan modern berbasis teknologi dan data.

​Lebih lanjut, ditekankan pula pentingnya membangun semangat “Polantas Karib” (Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas). Polantas harus hadir di tengah masyarakat sebagai mitra sejati—mendengarkan, memahami, melayani, dan memberikan solusi. Hal ini diwujudkan dengan merangkul seluruh komunitas pengguna jalan, mulai dari pengemudi ojek daring, angkutan umum, angkutan barang dan logistik, komunitas otomotif, dunia pendidikan, hingga masyarakat luas.

BERITA TERKAIT  Sambut HUT TNI Ke-81, Kodim Bojonegoro bersama Polkes bekali Ratusan Pelajar Jurus Penyelamat 'AMAN–CPR

​Dalam hal penegakan hukum, jajaran Polantas diingatkan agar tidak menegakkan hukum demi menghasilkan penindakan sebanyak-banyaknya. Penegakan hukum harus menjadi instrumen untuk mencegah pelanggaran, mengubah perilaku, dan menyelamatkan kehidupan, yang berjalan beriringan dengan edukasi kepada masyarakat.

​“Ukuran tertinggi keberhasilan Polantas bukanlah seberapa banyak pelanggaran yang ditindak atau seberapa canggih teknologi yang dimiliki, melainkan seberapa besar kehadiran kita mampu mencegah kecelakaan, melindungi masyarakat, dan menyelamatkan kehidupan,” tegas pesan moral yang diserukan dalam apel di Mapolres Bangkalan tersebut.

​Acara apel bersama di Mapolres Bangkalan ini ditutup dengan semangat kebersamaan dan pekik optimisme: Dirgahayu ke-71 Korps Lalu Lintas Polri! Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri. Satu Nyawa Sangat Berharga, Selamat di Jalan, Selamat Sampai Tujuan! (Red/BuserNasional)

Penulis: ZQEditor: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *