JANGAN BERLAYAR JIKA TAKUT GELOMBANG — HARI JADI KE-2 LASKAR SAKERA MALANG RAYA: SATU TUJUAN, SELURUH JAWA TIMUR BERSATU

banner 120x600

MALANG RAYA, 20 September 2026 — BUSERNASIONAL.MY.ID —
“Jangan berlayar jika takut gelombang. Terjang badainya, jangan ubah tujuannya.”

Pesan tersebut menjadi semangat dalam peringatan Hari Jadi ke-2 Laskar Sakera Malang Raya. Momentum dua tahun berdirinya organisasi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali komitmen organisasi dalam membangun persaudaraan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Laskar Sakera Malang Raya menyatakan bahwa perjalanan organisasi akan terus diarahkan pada penguatan tali silaturahmi antar-elemen masyarakat, khususnya di wilayah Malang Raya, sekaligus membuka ruang kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

SATU TALI SILATURAHMI, SATU TUJUAN MELAYANI

Sejak berdiri, Laskar Sakera Malang Raya membawa sejumlah komitmen, di antaranya mempererat hubungan antarmasyarakat, hadir dalam kegiatan sosial, membantu warga yang membutuhkan, serta membangun sinergi dengan berbagai pihak.

Dalam momentum hari jadi tersebut, semangat kebersamaan kembali ditegaskan sebagai fondasi utama organisasi.

“Tujuan kami tidak berubah. Menjalin persaudaraan, berguna bagi sesama dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” menjadi pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

PIMPINAN DAN PENGURUS SE-JAWA TIMUR HADIR

Peringatan hari jadi ke-2 juga diwarnai kehadiran jajaran pimpinan dan pengurus dari sejumlah wilayah.

Hj. Bunawi, selaku pendiri sekaligus Ketua Umum Laskar Sakera Malang Raya, hadir bersama jajaran pengurus. Turut hadir Ketua Umum Laskar Sakera Pasuruan, Hj. Romy, beserta jajaran.

Kehadiran pengurus dari berbagai daerah di Jawa Timur menjadi bagian dari momentum memperkuat silaturahmi dan komunikasi antarpengurus.

Sejumlah tokoh pemuda dan organisasi kemasyarakatan di Malang Raya juga disebut turut hadir, di antaranya Mas Baresi, Cak Budi Tato, Bambang BK dan sejumlah tokoh lainnya.

Selain itu, kegiatan turut dihadiri unsur Muspika dan aparat penegak hukum (APH) di wilayah Malang Raya. Dari jajaran Polda Jawa Timur, disebut hadir anggota Polda Jatim, Sigit Helboy, bersama tim.

MEMPERKUAT KOMITMEN SOSIAL

Dalam momentum dua tahun perjalanan organisasi, Laskar Sakera Malang Raya kembali menegaskan sejumlah komitmen, yakni menjaga persatuan masyarakat, membantu warga yang membutuhkan, memperkuat kepedulian sosial serta membangun komunikasi dan sinergi dengan unsur TNI dan Polri sesuai ketentuan yang berlaku.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi untuk tetap hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“KAMI TETAP BERLAYAR”

Dua tahun perjalanan organisasi dianalogikan sebagai perjalanan sebuah kapal di tengah lautan. Gelombang dan badai dipandang sebagai bagian dari dinamika yang harus dihadapi tanpa kehilangan arah dan tujuan.

“Tidak takut gelombang” menjadi simbol keteguhan untuk tetap menjalankan komitmen organisasi.

Bagi Laskar Sakera Malang Raya, peringatan hari jadi ke-2 bukan sekadar perayaan usia organisasi. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa persaudaraan, kepedulian dan kemanfaatan bagi masyarakat harus tetap menjadi pijakan dalam setiap langkah.

Dari Malang Raya hingga berbagai wilayah di Jawa Timur, semangat yang dibangun adalah memperkuat silaturahmi dan kebersamaan.

Laskar Sakera — Bersatu, Melayani, Berjuang.

Disampaikan oleh: Busamat
Wartawan Penyelidik — BuserNasional.my.id
Pengurus Laskar Sakera Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *