Maulidurrosul serta Haul Hj. Supa’ah dan H. Kastaman Digelar di Lebo Agung, Gading Tambaksari Surabaya

Maulidurrosul serta Haul Hj. Supa’ah dan H. Kastaman Digelar di Lebo Agung, Gading Tambaksari Surabaya
banner 120x600

Surabaya – BuserNasional.my.id  — Dalam rangka memperingati Maulidurrosul atau hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, warga di kawasan Lebo Agung, Gading, Tambaksari, Surabaya, menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang berlangsung dengan penuh khidmat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan haul Hj. Supa’ah dan H. Kastaman.

Dalam acara kali ini, ibu-ibu yang tergabung dalam Majelis Taklim Musholla Ar-Rachmat, Lebo Agung, turut memegang peranan penting dalam pelaksanaan kegiatan.

Rangkaian acara diawali dengan khataman Al-Qur’an (Hotmil Qur’an) pada pagi hari hingga selesai. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara Maulidurrosul pada malam harinya.

Ketua RT 02 RW 02 setempat, Bapak Yudi, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan masyarakat.

“Saya selaku RT mendukung semua kegiatan, tentunya kegiatan yang bersifat positif,” ujar Yudi.

Sementara itu, dari pihak tuan rumah, H. Soewarno, berharap kegiatan peringatan Maulidurrosol tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

“Semoga kami bisa melaksanakan acara Maulid Nabi Muhammad ini setiap tahun,” harap H. Soewarno.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Salah seorang jamaah, Rini, yang mewakili ibu-ibu Majelis Taklim Musholla Ar-Rachmat, mengatakan masyarakat setempat sangat antusias mengikuti peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Masyarakat sini antusias sekali dalam merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang kami adakan setiap tahun sekali,” ujar Rini.

Pada malam harinya, tausiyah disampaikan oleh Almukarromah Ibu Hj. Murliyah Abbas dari Surabaya. Dalam ceramahnya, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa mensyukuri kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa petunjuk bagi umat manusia.

“Seandainya Kanjeng Nabi Muhammad SAW tidak diturunkan ke dunia, akan jadi apa umat manusia semua, karena kebodohan merajalela,” dawuh Hj. Murliyah Abbas.

Lebih lanjut, Hj. Murliyah Abbas mengingatkan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW hendaknya diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

“Bukti kalau kita cinta Kanjeng Nabi Muhammad, kita semua harus mengikuti perintah dan anjurannya,” pungkas Hj. Murliyah Abbas.

Rangkaian Maulidurrosul dan haul tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, religius, serta mendapat antusiasme dari masyarakat sekitar.

BERITA TERKAIT  Ikhlas Beramal Tanpa Menunggu Balasan

Ateam / BuserNasional.my.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *