NYORONDUNG , busernasional.my.id – Keluhan warga terkait pelayanan PT PLN (Persero) kembali mencuat. Pasalnya, sudah dua hari berturut-turut, wilayah Nyorondung mengalami pemadaman listrik secara sepihak, terutama pada malam hari. Kondisi ini memicu amarah warga karena dinilai sangat mengganggu aktivitas keagamaan, khususnya bagi para santri yang tengah menjalankan kegiatan mengaji.

Pantauan di lapangan, pemadaman yang terjadi setiap malam ini membuat suasana di Nyorondung menjadi gelap gulita. Tidak adanya pemberitahuan atau informasi resmi terkait jadwal pemeliharaan maupun kendala teknis membuat masyarakat merasa dirugikan.
”Sudah dua malam ini lampu mati terus. Padahal malam hari itu waktunya anak-anak santri mengaji di musala dan rumah warga. Kalau gelap begini, aktivitas belajar mengajar jadi terhambat,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya kepada tim redaksi, Rabu (17/06/2026).
Warga mendesak pihak PLN untuk segera melakukan evaluasi dan memberikan klarifikasi terkait penyebab seringnya pemadaman tersebut. Masyarakat mempertanyakan profesionalisme PLN yang terkesan tidak memberikan pelayanan prima, terlebih tanpa adanya koordinasi atau pengumuman sebelumnya.
”Kami ini pelanggan yang rutin membayar tepat waktu. Seharusnya hak kami untuk mendapatkan listrik yang stabil dipenuhi. Jika memang ada perbaikan, tolong beri tahu kami, jangan langsung main padamkan saja,” tegas warga lainnya dengan nada kecewa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi atau konfirmasi dari pihak PT PLN terkait penyebab pemadaman yang meresahkan warga Nyorondung tersebut. Upaya untuk menghubungi kantor pelayanan PLN setempat masih terus dilakukan guna mendapatkan keterangan lebih lanjut.
Warga berharap pihak PLN segera merespons keluhan ini dan memastikan aliran listrik kembali normal agar kegiatan ibadah serta aktivitas warga di malam hari tidak lagi terganggu.














