BANGKALAN, BUSERNASIONAL – Bau busuk korupsi di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) kian menyengat. Tak ingin penanganan kasus ini hanya jadi “dagelan” hukum, Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) DPD Bangkalan melayangkan ultimatum keras kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Tak tanggung-tanggung, BNPM mendesak untuk segera menyapu bersih seluruh Satuan Pelaksana Pelayanan Gizi (SPPG) di seluruh pelosok, tak terkecuali di Kabupaten Bangkalan. Ada sinyal kuat, gurita korupsi ini telah membusuk hingga ke tingkat akar rumput.
“Jangan Hanya Berani di Pucuk!”
Sekretaris Daerah BNPM DPD Bangkalan, Zekki, S.M., bersama Ketua BNPM, Mahrum Tosin, secara tegas mendesak Kejagung untuk tidak sekadar “tebang pilih”. Pemeriksaan yang hanya berfokus pada pejabat BGN pusat dinilai seperti menggaruk permukaan, namun membiarkan akar masalah tetap subur.
“Kami mencium ada skenario besar. Kejagung jangan hanya berani di pucuk, tapi melempem di daerah. Ada yayasan-yayasan ‘siluman’ yang terafiliasi dengan petinggi BGN. Mereka inilah yang menjadi operator lapangan di balik kedok SPPG,” teriak Mahrum Tosin di hadapan awak media, Minggu (7/6/2026).
Indikasi “Sunat” Anggaran Berjamaah
Menurut investigasi tim BNPM, SPPG di Bangkalan diduga kuat menjadi ATM berjalan bagi oknum-oknum tak bertanggung jawab. Alih-alih memastikan gizi masyarakat terpenuhi, dana triliunan rupiah tersebut justru disinyalir “disunat” massal melalui mekanisme penyaluran yang sarat manipulasi.
Zekki, S.M., menambahkan bahwa realita di lapangan sangat kontras dengan laporan di atas kertas. Kualitas barang yang diterima masyarakat jauh dari spesifikasi, sementara anggaran yang terserap justru fantastis.
“Ini sudah keterlaluan. Uang gizi anak-anak kita, uang rakyat miskin, dirampok secara terstruktur. Kami minta Kejagung sita seluruh dokumen yayasan mitra di Bangkalan. Jangan biarkan mereka menghilangkan barang bukti!” tegas Zekki dengan nada geram.
Warning Bagi Kejagung: Transparan atau Dicurigai?
BNPM menegaskan tidak akan tinggal diam. Jika Kejagung masih menutup mata terhadap temuan di daerah, maka publik akan menilai ada konspirasi besar untuk menutupi keterlibatan pihak lain yang lebih besar.
BNPM DPD Bangkalan Mereka menuntut satu hal: Keadilan mutlak bagi rakyat Madura.
“Kami beri warning! Jangan sampai ada ‘permainan’ di tingkat pelaksana. Uang rakyat harus kembali, dan para pelakunya—siapapun dia—harus diseret ke balik jeruji besi. Kami akan kawal kasus ini sampai ke lubang semut!” pungkas Mahrum.














