Daerah  

Puluhan Lampu PJU Tenaga Surya di Proyek Jalan Nasional Gondanglegi–Balekambang Padam, LSM Soroti Keselamatan Pengguna Jalan

LAMPU PJU DI JALUR JLS BANYAK YANG MATI

banner 120x600

MALANG – Proyek pembangunan Jalan Nasional Gondanglegi–Balekambang yang kini mulai menunjukkan progres fisik kembali menuai sorotan publik. Tim investigasi LSM bersama awak media menemukan puluhan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya atau solar cell di sepanjang jalur proyek dalam kondisi padam meski pekerjaan masih berlangsung dan belum dilakukan serah terima. Jumat 24 mei 2026

Dari hasil pantauan lapangan, sedikitnya terdapat sekitar 23 titik lampu PJU yang telah terpasang namun tidak berfungsi. Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan karena proyek masih berada dalam tahap pengerjaan oleh PT Djaya Konstruksi (Djakon) bersama Moderna Co. sebagai mitra pelaksana pemerintah.

Tim investigasi menduga kualitas material atau spesifikasi perangkat lampu yang digunakan patut dipertanyakan. Pasalnya, fasilitas penerangan yang baru dipasang seharusnya masih dalam kondisi optimal.

BERITA TERKAIT  Tidak Ada Kegiatan Judi Tembak Ikan di Pos 3 Batalyon 125 Simbisa Kabanjahe, Lokasi Dipastikan Hanya Pasar Malam

Ketua DPC Kabupaten Malang LSM Gerbang Indonesia, Dedik Siswanto, menyayangkan kondisi tersebut dan menilai lemahnya pengawasan proyek dapat berdampak serius terhadap keselamatan masyarakat pengguna jalan.

“Ini sangat disayangkan. Proyek belum selesai dan belum diserahterimakan, tetapi sudah banyak lampu PJU padam. Selain itu, banyak rambu-rambu jalan yang belum terpasang serta marka jalan yang juga belum terlihat jelas. Kondisi ini sangat rawan menimbulkan kecelakaan,” tegas Dedik.

Menurutnya, situasi semakin berbahaya karena saat ini memasuki musim angkutan tebu, di mana banyak truk pengangkut tebu parkir di bahu maupun pinggir jalan. Minimnya penerangan serta tidak adanya marka dan rambu lalu lintas disebut memperbesar potensi kecelakaan, khususnya pada malam hari.

BERITA TERKAIT  Warga Keluhkan Dampak Lingkungan dan Kurangnya CSR dari Perusahaan Galangan Kapal di Bangkalan

“Sekarang musim tebu, banyak truk besar parkir di pinggir jalan. Kalau lampu padam, marka jalan tidak ada, dan rambu-rambu minim, maka kerawanan kecelakaan hampir pasti terjadi. Pemerintah dan pelaksana proyek jangan sampai menunggu ada korban dulu baru bertindak,” tambahnya.

LSM Gerbang Indonesia bersama tim investigasi mendesak pihak pelaksana proyek dan instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan, khususnya fasilitas PJU, pemasangan marka jalan, serta kelengkapan rambu lalu lintas demi menjamin keselamatan pengguna jalan nasional tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Djaya Konstruksi maupun Moderna Co. terkait padamnya puluhan lampu PJU dan minimnya fasilitas keselamatan jalan di proyek Gondanglegi–Balekambang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *