BANGKALAN, BUSERNASIONAL.COM – Aksi pencurian meteran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kian marak dan meresahkan warga di Kabupaten Bangkalan. Kali ini, komplotan spesialis pencuri fasilitas umum tersebut menyasar kawasan Perumahan Pondok Halim 1, Selasa (19/5/2026).

Akibat hilangnya meteran air tersebut, pipa saluran utama mengalami kebocoran hebat hingga mengakibatkan genangan air menyerupai banjir yang meluap ke area jalan perumahan.
Menurut informasi yang dihimpun tim redaksi BuserNasional.com, aksi pencurian ini diduga kuat dilakukan pada dini hari saat warga sedang terlelap tidur. Hilangnya meteran air ini tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga membuang puluhan kubik air bersih sia-sia hingga membanjiri akses jalan warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari pihak berwenang maupun tindakan langsung di lapangan oleh petugas PDAM setempat. Sejauh ini, penanganan dan penyebaran informasi masih mengandalkan inisiatif warga secara swadaya.
“Sementara ini baru ramai pemberitahuan dan koordinasi antar warga melalui grup WhatsApp (WA) mas. Kami saling mengingatkan untuk waspada dan berharap pihak terkait segera turun tangan karena air terus mengalir membanjiri jalan,” ujar salah satu warga perumahan yang enggan disebutkan namanya.
Darurat Pencurian Meteran PDAM di Bangkalan
Kasus di Perumahan Pondok Halim 1 ini disinyalir bukan kejadian pertama, melainkan bagian dari rentetan “musim” hilangnya meteran PDAM yang kerap menyasar kawasan perumahan di wilayah Bangkalan dalam beberapa pekan terakhir. Minimnya penerangan dan longgarnya pengamanan di beberapa titik perumahan diduga dimanfaatkan oleh para pelaku untuk melancarkan aksi bejatnya.
Warga berharap aparat kepolisian setempat bersama pihak PDAM Bangkalan segera mengusut tuntas sindikat pencurian ini, serta memperketat patroli malam guna mencegah jatuhnya korban-korban berikutnya.














