BANGKALAN, busernasional.my.id – Menyikapi polemik yang berkembang di ruang digital terkait mekanisme rujukan bayi prematur dari Puskesmas Tanah Merah ke RSIA Hikmah Sawi, pihak manajemen Puskesmas akhirnya angkat bicara. Kepala Puskesmas Tanah Merah, IB Hanafi, menegaskan bahwa seluruh rangkaian prosedur telah dijalankan secara transparan sesuai dengan regulasi medis yang berlaku.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai respons atas video viral yang diunggah oleh akun TikTok “Badrus Bangkit”. Dalam unggahan tersebut, narasi yang dibangun mempertanyakan urgensi dan pemilihan fasilitas kesehatan tujuan rujukan, yang memicu spekulasi publik mengenai adanya praktik kepentingan atau gratifikasi.
Prosedur Berbasis “Patient-Centered Care”
Dalam keterangannya, IB Hanafi menekankan bahwa kebijakan rujukan yang diambil oleh Puskesmas Tanah Merah sepenuhnya berorientasi pada kebutuhan dan keinginan keluarga pasien (patient-centered care).
”Kami ingin meluruskan persepsi yang keliru. Puskesmas bertindak sebagai fasilitator yang menjembatani kebutuhan pasien. Apabila keluarga pasien telah menetapkan pilihan fasilitas kesehatan tertentu, tugas kami adalah memfasilitasi administrasi rujukannya sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” tegas Hanafi, Sabtu (20/6/2026).
Lebih lanjut, Hanafi membantah keras adanya motif ekonomi atau penerimaan fee dari pihak rumah sakit penerima rujukan, sebagaimana yang sempat dituduhkan di media sosial.
”Tuduhan adanya praktik transaksional dalam proses rujukan adalah tidak berdasar. Tidak ada keuntungan pribadi maupun bagi petugas kami dalam menentukan rumah sakit rujukan. Kami bekerja murni berdasarkan prosedur operasional standar (SOP) dan permintaan keluarga,” imbuhnya.
Ajakan Literasi Informasi kepada Publik
Menanggapi fenomena viralnya konten tersebut, Hanafi mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang sepihak. Ia mengajak masyarakat untuk melihat duduk perkara secara komprehensif agar tidak terjadi disinformasi yang merugikan nama baik instansi pelayanan publik.
”Kami sangat terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun. Namun, kami berharap masyarakat dapat menyaring informasi agar tidak menimbulkan keresahan. Fokus kami tetap pada pelayanan kesehatan yang profesional dan dedikasi bagi keselamatan pasien,” pungkasnya.
Pihak Puskesmas Tanah Merah berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dalam setiap layanan administrasi guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem rujukan kesehatan di Kabupaten Bangkalan.














