BUSERNASIONAL.COM – GRESIK-SURABAYA | Upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh tim SAR gabungan selama dua hari akhirnya membuahkan hasil. Lukman Hakim (23), seorang pemancing yang dilaporkan tenggelam di aliran Kali Lamong—kawasan perbatasan antara Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya—berhasil ditemukan pada Selasa (9/6) pagi.

Nahas, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Kronologi Penemuan Korban
Jasad pemuda asal Surabaya tersebut ditemukan mengapung tidak jauh dari titik awal dirinya dilaporkan hilang pada Senin (8/6). Penemuan ini bermula dari laporan warga sekitar yang melihat adanya sesosok tubuh yang mengambang di sungai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Nanang Sigit, membenarkan informasi penemuan tersebut. Setelah menerima laporan dari warga, tim di lapangan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk memastikan identitas korban.
”Ciri-ciri pakaian yang dikenakan jenazah sangat identik dan sesuai dengan pakaian terakhir yang digunakan korban sebelum dilaporkan tenggelam,” ujar Nanang Sigit saat dikonfirmasi media.
Evakuasi dan Permintaan Keluarga
Proses evakuasi berlangsung dramatis namun cepat berkat kesigapan petugas di lapangan. Jenazah korban ditemukan berjarak sekitar 131 meter dari lokasi awal tenggelam.
- Waktu Evakuasi: Sekitar pukul 05.30 WIB.
- Tim Terlibat: SAR Gabungan (Basarnas, BPBD, relawan, dan warga setempat).
- Tindakan Lanjut: Atas permintaan pihak keluarga, jenazah korban tidak dibawa ke rumah sakit, melainkan langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk proses pemakaman.
”Sekitar pukul 05.30 WIB tim SAR gabungan mengevakuasi korban di lokasi yang dimaksud. Selanjutnya keluarga meminta agar korban langsung dibawa ke rumah duka,” pungkas Nanang.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di aliran Kali Lamong resmi dinyatakan ditutup. Pihak berwenang mengimbau kepada warga, khususnya para pemancing, untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.














