BONGKAR!! Skandal Beras Bantuan Tak Layak di Bangkalan Langsung Disikat Bulog, Warga Minta Pengawasan Diperketat!

banner 120x600

BANGKALAN, BUSERNASIONAL.COM – Publik Madura, khususnya warga Bangkalan, sempat dibuat geger dengan beredarnya beras Bantuan Pangan yang dinilai cacat mutu dan kurang layak secara visual. Beras yang seharusnya menjadi berkah bagi keluarga penerima manfaat, justru memicu kekhawatiran karena kualitasnya yang jauh dari harapan.

​Tim investigasi di lapangan melaporkan bahwa temuan ini langsung memantik reaksi cepat dari pihak terkait. Menanggapi keluhan yang telanjur viral tersebut, Perum Bulog tidak tinggal diam dan langsung mengambil tindakan tegas di titik distribusi.

Gerak Cepat Tarik Beras Bermasalah

​Berdasarkan rilis resmi dari akun Bulog_surabaya, hasil pemeriksaan intensif menunjukkan bahwa beras yang dikeluhkan tersebut masih berada di titik distribusi dan beruntung belum sampai jatuh ke tangan Penerima Bantuan Pangan (PBP).

BERITA TERKAIT  Dalam Dua Hari, Damkar Bangkalan Evakuasi Dua Ular Piton Sepanjang 4 Meter dari Permukiman Warga

​Sebagai langkah taktis dan responsif, seluruh karung beras yang tidak memenuhi standar visual tersebut langsung ditarik massal dari lokasi. Pihak Bulog menjamin seluruh beras bermasalah itu akan segera diganti total dengan beras baru yang memenuhi standar kualitas premium dan layak konsumsi.

“Sebagai langkah tindak lanjut, seluruh beras yang dikeluhkan langsung ditarik sebelum disalurkan dan akan diganti dengan beras yang memenuhi standar kualitas,” tulis pihak Bulog dalam pernyataan resminya.

 

Rakyat Harus Ikut Mengawal!

​Kasus di Bangkalan ini menjadi alarm keras sekaligus pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat. Pengawasan terhadap program jaring pengaman sosial kelolaan pemerintah tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak.

BERITA TERKAIT  Dari Perusahaan Swasta Menjadi BUMN dalam Hitungan Hari

​Masyarakat diimbau untuk terus melek informasi dan berani melapor jika menemukan indikasi kejanggalan serupa. Pengawalan ketat mutlak diperlukan—mulai dari proses hulu di gudang distribusi, perjalanan logistik, hingga beras tersebut benar-benar mendarat di meja makan warga yang membutuhkan.

Penulis: ZQEditor: Zekki,S.M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *