Viral! Ambulance Ormas MADAS Pembawa Jenazah Ditolak Isi BBM di SPBU Bencelok Sampang, Petugas Berdalih Plat Merah

banner 120x600

SAMPANG, BUSER NASIONAL – Aksi memprihatinkan terjadi di SPBU Bencelok, Kabupaten Sampang, Madura. Sebuah mobil ambulance milik Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli (MADAS) yang sedang membawa jenazah ditolak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh petugas SPBU setempat, Rabu (08/07/2026).

​Kejadian yang memicu ketegangan tersebut bermula saat armada ambulance tersebut hendak melakukan pengisian BBM di tengah perjalanan mengantar jenazah. Namun, bukannya dilayani dengan prioritas, sopir ambulance justru mendapatkan penolakan tegas dari oknum petugas SPBU.

​Berdasarkan keterangan di lapangan, petugas SPBU menolak memberikan layanan dengan alasan bahwa ambulance tersebut menggunakan plat nomor berwarna merah. Padahal, secara faktual, armada tersebut memiliki kelengkapan dokumen yang sah.

BERITA TERKAIT  Bukan Sekadar Penampilan, Putri Asal Sulawesi yang Kuliah di UTM Harumkan Nama Bangkalan Lewat Gelar Best Speech Miss Hijab Jawa Timur 2026

​”Kami sangat kecewa dengan sikap petugas SPBU Bencelok. Ambulance ini sedang membawa jenazah, ini menyangkut kemanusiaan. Petugas beralasan karena platnya merah, padahal semua syarat sudah kami penuhi,” ujar salah satu perwakilan anggota MADAS di lokasi.

​Lebih lanjut, pihak pengurus ambulance menegaskan bahwa alasan petugas SPBU tersebut tidak berdasar. Mereka memastikan bahwa barcode untuk pengisian BBM telah terdaftar dan aktif (tersedia), serta status pajak kendaraan tersebut dalam kondisi hidup (taat pajak).

​”Barcode ada, sistem terbaca, dan pajak kendaraan hidup. Lantas alasan apa lagi yang membuat mereka tega menolak ambulance yang sedang dalam tugas mendesak mengantar jenazah?” tambahnya dengan nada kesal.

​Kejadian ini pun langsung menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat. Banyak pihak menyayangkan sikap kaku oknum petugas SPBU yang dinilai mengabaikan rasa kemanusiaan, terutama terhadap kendaraan darurat yang sedang membawa jenazah.

BERITA TERKAIT  Buka Ruang Dialog, Bupati Bangkalan Siap Terima Aspirasi BNPM DPD Bangkalan

​Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPBU Bencelok belum memberikan klarifikasi resmi terkait insiden penolakan layanan terhadap ambulance milik Ormas MADAS tersebut. Masyarakat berharap pihak terkait, khususnya Pertamina, dapat mengevaluasi pelayanan di SPBU tersebut agar tidak terulang kejadian serupa yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan.

Penulis: ZQEditor: Zekki, S.M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *