Kades Plakaran Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Setelah Anak Sekolah Jadi Korban Kejahatan Jalanan

banner 120x600

 

Bangkalan,busernasional.my.id – Pemerintah Desa Plakaran, Kecamatan Arosbaya, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya anak-anak yang beraktivitas di luar rumah. Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya informasi terkait dugaan aksi penjambretan yang menimpa seorang pelajar di wilayah Arosbaya.

Kepala Desa Plakaran, Abd Wahid, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga mengenai peristiwa tersebut. Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada. Informasi yang kami terima menyebutkan ada seorang anak sekolah yang diduga menjadi korban penjambretan oleh orang yang belum dikenal,” ujar Abd Wahid.

BERITA TERKAIT  Musim Hujan Tiba! Satlantas Polres Bangkalan Ingatkan Pengendara Waspada Ancaman Maut 'Aquaplaning

Menurutnya, peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminal. Orang tua diharapkan dapat memberikan pendampingan kepada anak-anak saat berangkat maupun pulang sekolah, terutama jika harus melewati jalur yang sepi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak memperlihatkan barang berharga secara mencolok saat berada di tempat umum. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat mengurangi potensi seseorang menjadi sasaran pelaku kejahatan.

Pemerintah Desa Plakaran juga mengajak warga untuk aktif melaporkan apabila menemukan orang asing atau aktivitas yang dianggap mencurigakan di lingkungan sekitar. Kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat keamanan dinilai menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

BERITA TERKAIT  Tiga Anak di Bawah Umur Diduga Jadi Korban Penganiayaan di Area Majelis Zikir Bulak Rukem Surabaya

“Sikap peduli terhadap lingkungan sekitar sangat diperlukan. Jika ada hal yang mencurigakan, segera sampaikan kepada perangkat desa atau pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.

Hingga saat ini, pemerintah desa terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan pengawasan di sejumlah titik yang dianggap rawan serta memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.(Team/Red)

Penulis: HanifEditor: Zekki, S.M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *