Klarifikasi Resmi Kapus Tragah: Tidak Ada Penolakan Pasien Darurat, Diduga Terjadi Miskomunikasi

banner 120x600

 

Bangkalan , busernasional.my.id – Kepala Puskesmas Tragah, Vivin, memberikan klarifikasi resmi terkait isu dugaan penolakan pasien darurat yang sempat menjadi perhatian publik. Menurutnya, informasi mengenai adanya penolakan pasien darurat oleh pihak Puskesmas Tragah tidaklah benar.
Saat dimintai keterangan oleh Ali Wafa selaku Korcam Bangkalan Berbagi, Vivin menjelaskan bahwa yang terjadi sebenarnya adalah miskomunikasi antara petugas dan keluarga pasien pada saat kejadian berlangsung.

Meski demikian, sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, pihaknya telah memberikan Surat Peringatan (SP) kepada petugas yang bertugas saat itu.

“Meskipun ini hanya miskomunikasi, saya tetap memberikan SP kepada petugas sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pelayanan dan penanganan yang lebih baik kepada masyarakat,” jelas Vivin.

BERITA TERKAIT  Ketabahan Tio Pakusadewo dan Makna Solidaritas

Berdasarkan kronologi yang disampaikan, pasien datang menggunakan mobil pickup dan berhenti di sisi samping area puskesmas. Pada saat itu, hanya pihak keluarga pasien yang masuk ke lobi untuk menanyakan penanganan medis.

Petugas yang berjaga di lobi kemudian menjelaskan bahwa apabila kondisi pasien tergolong parah, maka pasien harus dirujuk ke RSUD Bangkalan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dari penjelasan tersebut diduga terjadi kesalahpahaman yang kemudian ditafsirkan oleh keluarga pasien sebagai bentuk penolakan pelayanan.

Selain itu, petugas yang berjaga di lobi mengaku tidak mengetahui keberadaan pasien yang masih berada di luar area pelayanan karena kendaraan pickup tersebut masuk melalui sisi samping puskesmas, bukan melalui akses depan Unit Gawat Darurat UGD

BERITA TERKAIT  UTM Terus Berakselerasi, Pembukaan Fakultas Kedokteran Jadi Bukti Nyata Lompatan Prestasi Kampus

Keterangan petugas tersebut, menurut pihak Puskesmas Tragah, diperkuat dengan rekaman CCTV yang menunjukkan kondisi saat kejadian berlangsung. (8/06/2026)

Pihak Puskesmas Tragah menegaskan bahwa tidak pernah ada kebijakan maupun tindakan penolakan terhadap pasien darurat. Ke depan, manajemen puskesmas berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi internal dan kualitas pelayanan agar kejadian serupa tidak kembali menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Pewarta:

Penulis: MkEditor: Zekki, S.M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *