Bangkalan, busernasional.my.id – Pemerintah Desa Plakaran, Kecamatan Arosbaya, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pengabdian Masyarakat (PENGMAS) yang dilaksanakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (BEM FISIB) 2026 selama tiga hari di desa tersebut.

Kepala Desa Plakaran, Abd Wahid, menilai program yang digagas mahasiswa tersebut mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan kesehatan yang melibatkan warga secara langsung.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi modal penting dalam pembangunan desa.
“Kami merasa terbantu dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan. Masyarakat mendapatkan edukasi, pelayanan sosial, hingga kegiatan yang mempererat hubungan antarwarga. Ini merupakan bentuk pengabdian yang patut diapresiasi,” kata Abd Wahid, Minggu (7/6/2026).
Selama pelaksanaan PENGMAS, mahasiswa BEM FISIB 2026 menggelar sejumlah program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari kampanye kesadaran lingkungan, kegiatan olahraga bersama, donor darah, hingga sosialisasi pengelolaan sampah yang menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan.
Abd Wahid mengungkapkan bahwa partisipasi warga dalam setiap kegiatan cukup tinggi. Hal itu menunjukkan bahwa program yang dibawa mahasiswa mampu diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Plakaran.
Ia berharap sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah desa dapat terus ditingkatkan melalui program-program pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berkontribusi di desa. Semakin banyak kolaborasi yang dibangun, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur BEM FISIB 2026, Muhammad Fadol Haq, menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa untuk hadir dan berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap terjalin hubungan yang lebih erat antara perguruan tinggi dan masyarakat serta lahir berbagai program kolaboratif yang mampu mendukung pembangunan daerah.
Berakhirnya rangkaian PENGMAS BEM FISIB 2026 menjadi penanda keberhasilan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. (Team/Red)














