SOLO – Ketua Yayasan Pendidikan Intan Mutia, Muchammad Ali Yasin, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan ajang Jenius Science Olympiad (JSO) 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar pada 17 Mei 2026 di Universitas Sebelas Maret, Solo.

Dalam keterangannya kepada awak media usai kegiatan, Muchammad Ali Yasin mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan tim pelaksana, ajang olimpiade tersebut diikuti sebanyak 4.378 peserta dari 28 kota dan kabupaten se-Jawa Tengah.
Menurutnya, kegiatan JSO bukan sekadar kompetisi akademik, namun juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar, khususnya sektor penginapan dan pelaku UMKM di kawasan UNS Solo.
“Kegiatan Jenius Science Olympiad 2026 di bawah Yayasan Pendidikan Intan Mutia menjadi perhatian masyarakat Jawa Tengah. Ini bukan hanya ajang olimpiade, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi penginapan dan UMKM di sekitar lokasi kegiatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa JSO 2026 merupakan salah satu ajang bergengsi di tingkat sekolah karena mempertemukan peserta terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Dalam kompetisi tersebut, para peserta memperebutkan total 840 gelar juara mulai jenjang TK, SD, hingga SMP/sederajat.

Pelaksanaan JSO 2026 sendiri dibagi ke dalam empat bidang mata pelajaran utama, yakni:
- Matematika
- Sains
- Bahasa Inggris
- IPS
“Kami memperebutkan total 840 juara mulai level TK, SD hingga SMP/sederajat. Pelaksanaan JSO 2026 dibagi menjadi empat mata pelajaran, yaitu Matematika, Sains, Inggris dan IPS,” ujarnya penuh semangat.
Sebagai penutup, Ketua Yayasan Pendidikan Intan Mutia menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya terus berkembang dan telah dipercaya berbagai institusi pendidikan di Indonesia. Ia juga menekankan bahwa Yayasan Pendidikan Intan Mutia telah terdaftar resmi di PUSPRESNAS dan selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas serta integritas dalam setiap kegiatan.
“Yayasan Intan Mutia tersebar di Indonesia dengan penuh kepercayaan publik di setiap lembaga pendidikan. Kami sudah terdaftar resmi di PUSPRESNAS dan selalu mengutamakan prinsip ‘Kejujuran Itu Juara’,” tutupnya.
Di sisi lain, berbagai media online dan media sosial turut memviralkan capaian sekolah-sekolah yang berhasil meraih predikat juara umum tingkat provinsi di masing-masing wilayah. Yayasan Intan Mutia pun menyampaikan rasa syukur atas dukungan media yang dinilai berperan penting dalam menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat.
Pihak yayasan berharap sinergi antara media sosial, media online, dan dunia pendidikan dapat terus berjalan berdampingan dalam memberikan transparansi, publikasi prestasi, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan dan ajang kompetisi akademik nasional.














