BANGKALAN, BUSERNASIONAL.ID – Dini hari kelam menyelimuti jalur Akses Jembatan Suramadu, Kabupaten Bangkalan. Niat hati memperbaiki ban kendaraan yang kempis, nasib naas justru menimpa MH (52), seorang sopir truk asal Kabupaten Sampang. Pria paruh baya tersebut tewas di lokasi kejadian setelah dihantam mobil pikap dari arah belakang pada Minggu (11/10/2026) sekira pukul 02.30 WIB.
Insiden kecelakaan maut itu tepatnya terjadi di wilayah Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Informasi yang dihimpun tim Busernasional.id, peristiwa berdarah itu bermula saat korban MH menghentikan truk bernomor polisi M 9587 UN di tepi jalan untuk mengganti ban bagian belakang yang mengalami kendala.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa tersebut.
“Pengemudi itu berhenti di tepi jalan untuk mengganti ban belakangnya,” ujar Ipda Agung Intama saat memberikan keterangan.
Kondisi Minim Penerangan dan Penanda Keselematan
Saat korban sibuk membongkar ban, kondisi di sekitar lokasi kejadian terbilang remang-remang karena minim penerangan jalan umum (PJU) serta kurangnya tanda peringatan keselamatan di belakang truk.
Di saat bersamaan, meluncur keras satu unit mobil pikap bernomor polisi M 8677 F dari arah yang sama. Mobil pikap yang dikemudikan oleh ID (35), warga Kabupaten Pamekasan, tersebut diketahui sedang dalam perjalanan membawa barang muatan.
Diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan tidak menyadari adanya truk berhenti, pikap tersebut langsung menghantam keras bagian belakang truk.
Benturan hebat tak terelakkan. Tubuh MH yang berada di posisi sangat dekat dengan bagian belakang truk langsung terjepit di antara dua kendaraan besi tersebut. Luka parah yang dialami membuat nyawa MH tak dapat diselamatkan di tempat kejadian perkara (TKP).
“Jadi itu tabrak belakang. Korban ditabrak saat memperbaiki ban truknya,” tegas Ipda Agung.
Pengemudi dan Penumpang Pikap Mengalami Luka-Luka
Dahsyatnya benturan tidak hanya merenggut nyawa sopir truk, tetapi juga menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan pikap dan belakang truk. Pengemudi serta penumpang mobil pikap turut menjadi korban luka-luka.
“Dua luka-luka dan satu meninggal dunia di tempat,” tambah Kasi Humas Polres Bangkalan.
Polisi Masih Mendalami Penyebab Pasti Kecelakaan
Mendapat laporan warga, jajaran Satlantas Polres Bangkalan langsung meluncur ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian, mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit setempat.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna memastikan penyebab utama kecelakaan maut tersebut. Pengemudi pikap ID beserta penumpangnya kini tengah menjalani pemeriksaan maraton oleh penyidik.
“Untuk pengemudi dan penumpang pikap masih diperiksa,” pungkas Ipda Agung. (BN/Red)
Sumber: gs














