Cegah Narkoba Sejak Dini, Satresnarkoba Polres Malang Edukasi 430 Pelajar SMK Ash Sholihudin

banner 120x600

MALANG, BUSERNASIONAL.MY.ID — Upaya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika terus diperkuat oleh jajaran kepolisian. Kali ini, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Malang menggelar sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba di SMK Ash Sholihudin, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polres Malang, AKP Agus Yulianto, S.H., M.H., tersebut diikuti sekitar 430 siswa-siswi. Hadir pula perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Malang, kepala sekolah, serta dewan guru.

Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran pelajar mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat peran dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Narkoba Mengancam Masa Depan Generasi Muda

Dalam pemaparannya, AKP Agus Yulianto menegaskan bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman yang harus diwaspadai bersama, termasuk di wilayah Kabupaten Malang.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian serius karena dapat berdampak terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, hingga masa depan mereka.

Ia mengingatkan para pelajar agar tidak pernah mencoba narkoba, sekalipun hanya karena rasa ingin tahu, ajakan teman, maupun tekanan dari lingkungan pergaulan.

BERITA TERKAIT  TEROBOSAN BARU! Samsat Bangkalan Resmi Terapkan Layanan "Walk Thru" Bayar Pajak Tanpa Ribet Langsung Hitungan Menit

Narkoba bukan solusi untuk menghadapi persoalan hidup. Sebaliknya, penyalahgunaan narkotika dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental, merusak hubungan keluarga, serta menghambat pencapaian cita-cita.

Selain aspek kesehatan, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum terkait penyalahgunaan, kepemilikan, dan peredaran narkotika sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pencegahan Membutuhkan Peran Semua Pihak

AKP Agus menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dibebankan kepada kepolisian semata. Dibutuhkan sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen bangsa untuk memperkuat pencegahan sejak dini.

Lingkungan keluarga yang terbuka, pengawasan yang bijaksana, serta komunikasi yang baik antara orang tua dan anak dinilai memiliki peran penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif.

Sementara itu, sekolah diharapkan terus menjadi ruang pendidikan yang tidak hanya membentuk kecerdasan akademik, tetapi juga menanamkan karakter, kedisiplinan, dan keberanian menolak perilaku berisiko.

Sambutan positif disampaikan oleh Kepala SMK Ash Sholihudin dan Ketua HMI Kabupaten Malang. Keduanya berharap kegiatan edukasi dan kolaborasi lintas lembaga semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Antusiasme juga terlihat ketika para siswa mengikuti sesi tanya jawab. Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi pelajar untuk memperluas pemahaman sekaligus menyampaikan pertanyaan seputar bahaya narkoba dan langkah pencegahannya.

BERITA TERKAIT  Dukung Kapolri Suyudi Ario Seto Benahi Kepolisian, Ormas Madas Nusantara Sodorkan Lima PR Besar

Pesan Kasatresnarkoba: Jangan Pertaruhkan Masa Depan

Dalam pesannya kepada masyarakat, AKP Agus Yulianto mengajak para pelajar untuk berani menolak narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak, mengenali lingkungan pertemanan mereka, serta membangun komunikasi yang hangat di dalam keluarga.

Kepada masyarakat Kabupaten Malang, ia mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan menyampaikan informasi kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba.

Menurutnya, kepedulian masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam membangun upaya pencegahan yang efektif.

“Jangan pernah mencoba narkoba. Masa depan kalian terlalu berharga untuk dipertaruhkan pada sesuatu yang sesaat dan menyesatkan,” demikian pesan edukatif yang disampaikan kepada para pelajar.

Bersama Mewujudkan Generasi Emas 2045

Melalui kegiatan tersebut, Satresnarkoba Polres Malang berharap kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba semakin meningkat. Edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk sikap tegas untuk menolak narkoba serta mendorong para pelajar menjadi bagian dari lingkungan yang sehat dan produktif.

BERITA TERKAIT  Pesan Edukasi Arnot: Jangan Membekingi Perbuatan Tidak Benar, Kepercayaan Publik Harus Dijaga

Cita-cita mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 membutuhkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya tahan terhadap berbagai ancaman sosial, termasuk penyalahgunaan narkotika.

Karena itu, upaya melindungi generasi muda harus dilakukan secara konsisten melalui pendidikan, keteladanan, pengawasan keluarga, kepedulian masyarakat, dan penegakan hukum.

Pesan utamanya jelas: mencegah lebih baik daripada menindak. Menyelamatkan generasi muda hari ini berarti menjaga masa depan bangsa esok hari.

BUSERNASIONAL.MY.ID — Berita Aktual, Akurat, dan Terpercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *