BANGKALAN – Kabar darurat datang dari wilayah Bangkalan. Akses vital yang menghubungkan Desa Tunjung dan Desa Binoh, tepatnya di kawasan Besel, kini dalam kondisi kritis akibat bencana tanah longsor yang terjadi cukup parah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, struktur jalan mengalami kerusakan berat dan kondisinya sangat rawan mengalami longsor susulan yang bisa mengancam nyawa pengguna jalan. Demi mengutamakan keselamatan publik, pihak berwenang telah mengeluarkan larangan tegas bagi seluruh kendaraan berat dan truk untuk melintas di jalur tersebut.
Bagi pengendara roda dua maupun roda empat pribadi yang masih harus melintas, petugas di lapangan memberikan peringatan keras untuk ekstra waspada. Mengingat kondisi tanah yang tidak stabil, masyarakat sangat diimbau untuk segera mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan panjang serta potensi kecelakaan fatal.
Menanggapi situasi mendesak ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bergerak cepat. Pihak Pemkab telah memastikan bahwa anggaran untuk perbaikan permanen sudah disiapkan dan proses penanganan lapangan akan segera dikebut dalam waktu dekat.

Tim di lapangan terus bersiaga. Warga diminta untuk tetap tenang, namun terus waspada dan patuh terhadap imbauan petugas yang berjaga. Jangan memaksakan diri melintas di area yang dinyatakan berbahaya.
Keselamatan adalah prioritas utama. Tetap pantau informasi terkini dan jangan ambil risiko di jalur rawan.














