rudal balistik jenis Kheibar yang membawa bom thermobaric jenis baru dilaporkan menghantam Pelabuhan Haifa

banner 120x600

Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan serangan balasan terhadap wilayah Israel pada Senin (2/3/2026). Sebuah rudal balistik jenis Kheibar yang membawa bom thermobaric jenis baru dilaporkan menghantam Pelabuhan Haifa, pelabuhan terbesar Israel yang menangani 56 persen kargo nasional.

IRGC menyebut serangan kali ini menggunakan rudal “Kheibar” sebagai salah satu persenjataan terbaru dengan muatan bom thermobaric berbobot 1.800 kg. Rudal ini mampu melesat dengan kecepatan hipersonik hingga Mach 16 di luar atmosfer dan Mach 8 saat memasuki atmosfer. Rudal yang dikembangkan Iran dan pertama kali diumumkan pada 2023 ini belum pernah digunakan sebelumnya dalam konflik ini.

Bom thermobaric bekerja dengan menyebarkan awan aerosol yang mudah terbakar sebelum diledakkan, menciptakan gelombang kejut berdurasi panjang, suhu ekstrem hingga 3.000 derajat Celcius, serta menyedot semua oksigen di radius

100 meter hanya dalam hitungan detik.

Sumber: dunia dalam berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *