Berantas Pencurian Hewan, Kapolres Bangkalan Terima Dukungan Penuh dari Persaudaraan Kepala Desa

banner 120x600

Berantas PencurianBANGKALAN – Upaya Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan dalam memberantas tindak pidana pencurian hewan (curwan) mendapatkan dukungan penuh dari akar rumput. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi antara jajaran Kepala Desa yang tergabung dalam Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) dengan Kapolres Bangkalan di Mapolres Bangkalan, Jumat (08/05/2026).

​Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan tokoh masyarakat desa sangat krusial untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama terkait kasus pencurian ternak yang meresahkan warga.

​”Para tokoh masyarakat dan Kepala Desa sepakat mendukung langkah Polres Bangkalan untuk menangkap dan membongkar jaringan pencurian hewan. Masalah ini menjadi perhatian serius karena sangat mengganggu ketenangan masyarakat,” ujar AKBP Wibowo.

 

BERITA TERKAIT  ‎Polres Malang Tetapkan 4 Tersangka Kasus Pantai Wedi Awu, Aktor Penggerak Massa Ikut Dijerat

​Filosofi ‘Mahkota’ dan ‘Berlian’

​Dalam kesempatan tersebut, AKBP Wibowo menekankan nilai strategis hewan ternak bagi warga Madura melalui sebuah filosofi mendalam. Baginya, ternak bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan harga diri dan aset berharga.

  • Bagi Kepala Desa (Klebun): Hewan ternak diibaratkan sebagai ‘mahkota’.
  • Bagi Masyarakat Umum: Ternak dianggap sebagai ‘berlian’ atau harta yang sangat berharga.

​”Oleh karena itu, saya membutuhkan dukungan moral dan nyata agar kita memiliki satu suara dan satu visi dalam memerangi pencurian hewan di Bangkalan,” tambahnya.

​Komitmen Kepala Desa

​Senada dengan Kapolres, Kepala Desa Mangga’an, Kecamatan Modung, Marsaid, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Polres Bangkalan dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di empat kecamatan yang menjadi titik perhatian.

BERITA TERKAIT  ‎Jadi Korban Pengeroyokan di Pantai Wedi Awu, 31 Wisatawan Asal Surabaya Positif Narkoba

​Marsaid menegaskan bahwa jajaran kepala desa siap berdiri di garda terdepan untuk membantu kepolisian dalam mengungkap kasus-kasus curwan yang selama ini terjadi.

​”Kami para kepala desa siap membantu dan saling berkolaborasi. Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang dan berharap kasus ini bisa diungkap hingga ke akar-akarnya, termasuk menangkap aktor intelektual di baliknya,” pungkas Marsaid.

​Pertemuan ini diharapkan memperkuat kemitraan antara kepolisian dan pemerintah desa demi menciptakan rasa aman bagi seluruh warga Kabupaten Bangkalan.

Penulis: ZQEditor: ZQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *