Bangkalan,busernasional.my.id – Situasi di sekitar SDN Kamoneng kembali memanas. Kali ini, empat orang narasumber, termasuk salah satu wali murid, mengaku menerima panggilan telepon dari seseorang tak dikenal yang mengajak untuk bertemu secara mendesak.

Pengakuan tersebut disampaikan para narasumber secara terpisah. Mereka mengungkapkan bahwa panggilan masuk dengan nada mendesak, bahkan cenderung menekan agar segera melakukan pertemuan tanpa penjelasan yang jelas.
“Saya kaget, tiba-tiba ditelepon orang tidak dikenal. Dia bilang penting dan minta ketemu secepatnya,” ujar salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Hal serupa juga disampaikan tiga narasumber lainnya. Mereka mengaku menerima pola komunikasi yang hampir sama, yakni panggilan mendadak dengan ajakan bertemu tanpa penjelasan rinci terkait tujuan.
“Suaranya asing, tidak memperkenalkan diri secara jelas, tapi terkesan mendesak. Ini membuat kami merasa tidak nyaman,” ungkap narasumber lain.
Fenomena ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat, khususnya wali murid. Beberapa pihak menduga adanya upaya tertentu yang berkaitan dengan isu yang tengah berkembang di lingkungan sekolah tersebut.
Meski demikian, belum ada kepastian mengenai identitas penelepon maupun tujuan sebenarnya dari ajakan pertemuan tersebut.
Sejumlah wali murid berharap pihak berwenang dapat turun tangan untuk menelusuri kejadian ini. Mereka khawatir jika kondisi tersebut dibiarkan, dapat menimbulkan keresahan yang lebih luas.
“Kalau memang ada kepentingan, seharusnya dilakukan secara terbuka dan jelas, bukan dengan cara seperti ini,” tegas salah satu narasumber.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai insiden panggilan misterius tersebut. Situasi ini pun semakin menambah dinamika polemik yang tengah berkembang di SDN Kamoneng.(Team/Red)














