Badan intelijen Amerika Serikat memprediksi bahwa Iran berpotensi melancarkan serangan langsung terhadap Negeri Paman Sam. Prediksi ini muncul menyusul serangan gabungan AS dan Israel ke wilayah Iran.
Laporan Penilaian Ancaman tertanggal 28 Februari yang disusun oleh Kantor Intelijen dan Analisis di bawah Department of Homeland Security (DHS) menyebutkan bahwa Iran dan kelompok proksinya “kemungkinan” akan menimbulkan ancaman serangan yang menargetkan Amerika Serikat.
Meski demikian, laporan tersebut juga menegaskan bahwa serangan fisik berskala besar yang menghantam wilayah AS dinilai kecil kemungkinannya terjadi.
“Meskipun serangan fisik berskala besar tidak mungkin terjadi, Iran dan proksinya kemungkinan besar tetap menimbulkan ancaman serangan terarah yang berkelanjutan di dalam negeri,” demikian isi laporan DHS yang ditinjau Reuters, Senin (2/3/2026).
⸻
Disclaimer:
Tulisan ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi, serta tidak mengandung unsur ujaran kebencian, hasutan, maupun ajakan kekerasan yang melanggar hukum.
Sumber: https://www.facebook.com/share/p/1CQ4AFXqfr/














