Dugaan Tindakan Tidak Menyenangkan Menimpa Siswi SDN di Bangkalan, Pihak Keluarga Proses Secara Hukum

banner 120x600

  BANGKALAN – Isu mengenai dugaan tindakan kurang menyenangkan yang menimpa seorang siswi sekolah dasar di Kabupaten Bangkalan telah bergulir. Insiden ini kini sedang menjadi perhatian pihak terkait, dan keluarga korban memilih untuk menyelesaikannya melalui mekanisme hukum yang berlaku.

​Kabar yang beredar menyebutkan, dugaan peristiwa tersebut menimpa seorang siswi kelas 5 SDN Banyuaajuh 2. Tindakan yang tidak semestinya ini diduga dilakukan oleh seseorang yang memiliki keterkaitan sebagai anggota komite sekolah, berinisial IRP.

Kronologi Kejadian Berdasarkan Informasi

​Berdasarkan keterangan yang ada, peristiwa bermula ketika siswi tersebut sedang berjalan keluar rumah untuk sebuah keperluan di area pemukiman di sekitar rumahnya. Saat melintas di depan kediaman terduga pelaku, ia dipanggil untuk bersalaman.

​Karena mengetahui sosok tersebut merupakan orang tua dan juga pelatih kegiatan di sekolah, siswi itu menghampiri untuk menghormati panggilannya. Namun, setelah itu, diduga terjadi serangkaian tindakan yang membuat siswi tersebut merasa tidak nyaman, termasuk tindakan penarikan masuk ke dalam area rumah secara sepihak. Beruntung, ia berhasil pergi dari lokasi.

BERITA TERKAIT  Pengakuan Guru SDN Kamoneng Bongkar Dugaan “Main Mata”, Aliran Rp20 Juta ke Oknum LSM Kini Jadi Sorotan

​Tak lama setelah kejadian, seorang warga yang merupakan penjual es teh menemukan siswi tersebut dalam kondisi yang cukup terguncang. Mengetahui situasi yang terjadi, warga tersebut langsung berupaya menenangkan dan mengamankan siswi itu sambil menghubungi pihak keluarga untuk segera menjemput.

Pendampingan Keluarga dan Langkah Hukum

​Merespons aduan sang anak, pihak keluarga mengambil langkah proaktif. Melalui ibunya, Novita Maulina, mereka telah secara resmi melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian pada Selasa, 5 Mei 2026. Prioritas keluarga saat ini adalah memastikan keadilan dan proses hukum berjalan secara transparan dan tuntas.

​Novita Maulina menyampaikan, kejadian ini berdampak pada kenyamanan sang anak. Ada kecemasan yang kini dialami sang anak dalam menjalani aktivitas kesehariannya.

BERITA TERKAIT  BADKO HMI JATIM DAN HMI CABANG ISTIMEWA MALAYSIA PERKUAT SINERGI STRATEGIS

​”Kami sangat berharap situasi ini dapat ditangani secara serius dan sesuai prosedur hukum. Saat ini, fokus kami adalah memastikan anak kami merasa aman kembali, terutama untuk berangkat ke sekolah, di mana dia sekarang merasa butuh didampingi,” ujar Novita, menjelaskan kondisi anaknya yang saat ini masih merasa khawatir.

​Saat ini, pihak kepolisian telah memulai langkah penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari korban, orang tua, serta beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian. Upaya untuk memanggil terduga pelaku juga sedang berjalan.

Respon Pihak Sekolah

​Secara terpisah, Kepala Sekolah SDN Banyuaajuh 2, Isa Ansori, telah mengetahui mengenai dugaan peristiwa yang menyangkut siswinya tersebut. Namun, ia menyatakan saat ini belum bisa memberikan keterangan mendalam atau tanggapan resmi karena masih menunggu konfirmasi dan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasusnya dari pihak-pihak yang berwenang.

Penulis: Viral di medsos Editor: ZQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *